Beberapa Kesalahan dalam Membangun Rumah yang Disebabkan oleh Persiapan yang Kurang Matang
Menurut Robert Carroll, NAHB Certified Graduate Builder dengan Carroll Construction, kesalahan terbesar kebanyakan orang ketika membangun rumah adalah terburu-buru membangun rumah tanpa mempersiapkan secara matang.1. Menghubungi Pihak Kontraktor padahal Belum Tahu Budget yang Harus Dikeluarkan Berapa Banyak
Seperti misal, beberapa di antara Sobat Hijau mungkin ada yang langsung memutuskan untuk menghubungi pihak kontraktor walaupun belum tahu budget yang siap dikeluarkan seberapa banyak. Sebenarnya, tidak ada yang salah jika Sobat Hijau melakukan ini.Namun, perlu dipertimbangkan kalau tidak semua pihak kontraktor dapat memahami dengan baik apa keinginan Sobat Hijau dalam membangun rumah impian; ukuran, gaya arsitektur, dan lokasi rumah yang Sobat Hijau inginkan seperti apa. Sehingga, budget yang mesti Sobat Hijau keluarkan pun bisa saja lebih banyak dari yang semestinya.Nah, dengan budget yang tidak terukur dengan baik, rumah impian Sobat Hijau yang sudah selesai dibangun bisa saja tidak sesuai dengan ekspektasi Sobat Hijau di awal. Sebab, besaran budget dapat memberikan gambaran kepada Sobat Hijau terkait ukuran dan kualitas rumah impian yang bisa Sobat Hijau bangun. Sebagai akibatnya, pembangunan rumah impian Sobat Hijau tidak berjalan dengan semestinya.2. Sudah Membuat Plan Pembangunan, tapi Belum Menyusun Anggaran Konstruksi dengan Baik
3. Membeli Tanah sebelum Tahu Masalah Perizinan atau Aturan Setempat
Checklist Apa Saja yang Harus Dilakukan sebelum Pembangunan Rumah Dimulai
1. Membuat Perencanaan dan Desain
Langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah membuat perencanaan dan desain terkait rumah impian yang Anda inginkan seperti apa.Konsultasi Awal dengan Pihak Kontraktor

Klien Sedang Berkonsultasi dengan Kontraktor Hijau @ Kontraktor Hijau
Untuk melakukannya, Anda bisa langsung menghubungi pihak kontraktor untuk menyampaikan kebutuhan Anda atau merancang konsep terlebih dulu secara mandiri baru menghubungi pihak kontraktor. Kontraktor Hijau sendiri sangat menyarankan Anda untuk memilih yang kedua agar desain rumah impian Anda terkonsep lebih baik. Saat berdiskusi dengan pihak kontraktor, pastikan Anda telah menyampaikan dengan baik apa saja kebutuhan dan preferensi rumah impian Anda, mulai dari ukuran, tata letak, hingga gaya arsitektur rumah.Durasi yang dibutuhkan: 1-2 jam, tergantung pada kompleksitas proyek konstruksi rumah Anda. Besar biaya yang dibutuhkan: Gratis, biaya tetap yang minimal, atau biaya per jam. Tergantung pada kebijakan masing-masing perusahaan kontraktor.Survei Lokasi

Klien Sedang Survei Lokasi Bersama Kontraktor Hijau @ Kontraktor Hijau
Setelah konsultasi, dari pihak kontraktor mungkin akan lanjut dengan survei lokasi. Ini dilakukan untuk memahami kondisi tempat yang akan dibangun, sehingga kita dapat memperoleh gambaran desain rumah yang cocok untuk konstruksi rumah impian kita.Apa saja yang diamati saat survei?- Kemiringan & ketinggian tanah
- Struktur tanah & potensi terdampak bencana alam
- Kemampuan tanah dalam menopang pondasi & struktur bangunan
- Kemampuan tanah dalam menyerap & mengalirkan air
- Aksesibilitas rumah ke tempat dan fasilitas umum
- Tingkat kebisingan, polusi udara, dan risiko kebakaran
- Dokumentasi lokasi survei
Membuat Desain Kasar Awal
Setelah survei lokasi, dari pihak kontraktor akan membuat desain kasar awal rumah impian Anda berdasarkan input Anda dan hasil survei yang telah mereka lakukan. Desain ini kemudian akan menjadi acuan desain dan gambar kerja yang sifatnya lebih rinci. Anda mungkin juga akan diajak oleh pihak kontraktor untuk mendiskusikan sketsa awal tersebut bersama-sama, dan diperkenankan untuk meminta revisi sampai menemukan desain yang sesuai dengan harapan Anda.Durasi yang dibutuhkan: 2-4 minggu, namun bisa lebih dari itu tergantung pada kondisi spesifik proyek Anda dan kesepakatan Anda dengan pihak kontraktor. Besar biaya yang dibutuhkan: Beberapa juta hingga puluhan juta rupiah, tergantung pada kompleksitas proyek, ukuran rumah yang direncanakan, ketersediaan tenaga kerja, dan kebijakan masing-masing pihak kontraktor.Membuat Desain dan Gambar Kerja
- Denah (layout)
- Tampak bangunan dari berbagai sisi
- Potongan (melintang & membujur)
- Rencana struktur bangunan rumah
- Instalasi listrik dan plafon rumah
- Utilitas
- Detail-detail lainnya
2. Membuat Rencana Anggaran Biaya (RAB)
3. Mengurus Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
Hal lain yang tak kalah penting untuk kita perhatikan adalah mengurus izin mendirikan bangunan (IMB). Dengan mengurus surat izin satu ini, Anda dapat menyelesaikan pembangunan rumah tanpa hambatan yang berarti. Karena bangunan rumah Anda sudah dianggap legal untuk didirikan, sehingga pemerintah setempat tidak menganggapnya perlu untuk dirobohkan.Durasi yang dibutuhkan: Beberapa minggu hingga beberapa bulan, tergantung pada kompleksitas proyek, persyaratan lokal, kepatuhan terhadap regulasi, dan ketersediaan dokumen Anda. Besar biaya yang dibutuhkan: Beberapa juta hingga puluhan juta rupiah, tergantung pada kompleksitas proyek, persyaratan lokal, biaya administrasi dari pemerintah setempat, dan biaya tambahan. Baca artikel ini untuk mengetahui cara menghitung biaya pembuatan IMB.4. Mempersiapkan Lahan Kosong untuk Pembangunan Rumah
5. Membeli Material Bangunan
Tidak hanya mempersiapkan lahan kosong, sebelum memulai pembangunan Anda juga harus membeli material bangunan yang diperlukan untuk konstruksi rumah Anda. Pastikan Anda melakukannya secara hati-hati dan teliti karena ini akan sangat mempengaruhi hasil dari konstruksi rumah dan budget yang perlu dikeluarkan.Langkah-langkah membeli material bangunan:
- Tentukan jenis material bangunan apa saja untuk konstruksi rumah Anda berdasarkan desain dan kebutuhan rumah impian Anda.
- Riset dan cari tahu mana penyedia bahan bangunan yang memberikan harga terbaik dengan kualitas terbaik. Bandingkan satu penyedia dengan yang lainnya untuk mendapatkan material yang terbaik.
- Pastikan penyedia material bangunan yang Anda pilih memiliki reputasi yang baik, baik dari segi kualitas material yang mereka jual maupun kualitas layanan mereka.
- Pesan material bangunan dengan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan proyek Anda.
- Atur jadwal pengiriman material bangunan ke lokasi proyek konstruksi rumah Anda. Saat material bangunan sudah sampai, jangan lupa untuk memastikan apakah ada material yang cacat atau tidak.
6. Memilih Kontraktor Bangun Rumah
Langkah terakhir adalah memilih kontraktor untuk konstruksi rumah impian Anda. Pastikan kontraktor yang Anda pilih memiliki track record yang baik dan pengalaman yang banyak dalam membangun rumah yang berkualitas sesuai dengan keinginan klien mereka. Selain itu, pastikan kontraktor tersebut memiliki kualitas layanan yang baik dalam menghadapi klien mereka.






