fbpx

Sobat Hijau, mau membuat kamar bayi dan orang tua menjadi satu sekaligus agar bisa lebih dekat?

Agar bisa lebih mudah merawat bayi tanpa harus membuang banyak waktu?

Atau biar bayi semakin mudah dipantau saat sedang tidur di kamar yang sama?

Nah, sekarang Sobat Hijau berada di tempat yang tepat.

Kontraktor Hijau akan memberikan Anda ide desain kamar bayi dan orang tua yang indah dan hemat biaya, selengkapnya hanya di dalam artikel ini. 

Tentunya, penjelasan kami sudah dilengkapi dengan strategi desain masing-masing kamar agar dapat Anda pelajari.

Yuk, langsung saja simak artikel ini!

List Ide Desain Kamar Bayi dan Orang Tua yang Indah dan Hemat Tempat

1. Ide Desain Kamar Bayi dan Orang Tua: Pakai Warna Netral

    desain kamar bayi dan orang tua yang menggunakan warna netral

    Lagi-lagi warna netral, warna yang bisa bikin ruangan dengan ukuran terbatas jadi mempunyai kesan lebih luas. 

    Kayak gambar di atas, Anda bisa menggunakan warna netral, seperti warna putih, krem, dan abu-abu muda.

    Dengan warna-warna ini, cahaya bisa lebih intens masuk ke dalam ruangan, so ruangan bisa terasa lebih cerah dan besar. 

    Ingat Strategi Ini Waktu Anda Lagi Memilih Warna Netral Buat Kamar Bayi dan Orang Tua

    Betul, Anda bisa menggunakan beberapa strategi ini saat memilih warna netral buat kamar idaman Anda, misalnya kombinasikan dua atau tiga warna netral untuk menciptakan kedalaman dan dimensi pada ruangan.

    Next, gunakan warna netral yang lebih gelap pada aksen, seperti furniture, dekorasi, atau pola. 

    Kayak gambar di bawah ini:

    contoh desain kamar bayi dan orang tua yang bagus

    Terus, gunakan pencahayaan yang tepat karena pencahayaan ini penting agar ruangan sempit bisa terasa lebih luas. 

    Gunakan kombinasi pencahayaan alami dan buatan biar penerangan di ruangan bisa merata. 

    Nah, siapa yang suka meletakan cermin di kamar? Cermin juga bisa membantu memantulkan cahaya dan membuat ruangan terasa lebih luas, loh.

    Letakkan cermin di seberang jendela atau di dinding yang berlawanan dengan pintu biar efek luasnya terasa lebih optimal.

    Terakhir, make sure your room is always tidy.

    Biar kamar bayi dan orang tua nggak terasa sempit dan sesak, better simpan barang-barang yang jarang digunakan atau simpan kembali barang yang sudah tidak digunakan di tempatnya.

    2. Pakai Tirai Biar Ada Privasi Antara Kamar Bayi dan Orang Tua

      Desain kamar bayi dan orang tua yang memprioritaskan privasi

      Mungkin, tirai tidak menunjukkan efek yang terlalu privat kayak sekat-sekat lainnya. 

      Namun, tirai bisa menjadi objek yang sederhana buat memberikan privasi antara kamar bayi dan orang tua yang disatukan sekaligus.

      Nggak cuma itu, tirai juga menawarkan efek cahaya yang membuat ruangan tampak lebih luas. 

      Apalagi, tirai mudah dipasang dan harganya cukup terjangkau.

      Beberapa jenis tirai yang dipilih untuk menjadi pemisah, di antaranya ada tirai panel, tirai bambu, dan tirai Jepang.

      Tirai panel sendiri merupakan tirai dengan pilihan klasik dan serbaguna yang tersedia dalam berbagai pilihan kain, warna, maupun pola.

      Kalau tirai bambu itu adalah tirai pilihan yang ramah lingkungan, dengan pakai tirai ini Anda bisa merasakan sentuhan alami ke ruangan. 

      Sementara tirai Jepang kayak gambar di bawah ini, bisa menjadi pilihan yang stylish dan unik, di mana tirai ini terbuat dari panel kain yang tumpang tindih. 

      Contoh desain kamar yang menggunakan tirai

      Pertimbangkan Hal-hal Ini Waktu Memilih Tirai Buat Memisahkan Kamar Bayi dan Orang Tua

      Jadi, sudah mempertimbangkan apa aja waktu memilih tirai yang tepat?

      First thing first, pilih tirai yang sesuai dengan ukuran ruangan.

      Karena tirai yang terlalu kecil akan memberikan kesan tidak proporsional, begitu juga dengan tirai yang terlalu besar yang akan memberikan kesan berat dan mencolok.

      Tentukan gaya ruangan yang cocok dengan Anda. 

      Misalnya saja, tirai tradisional akan cocok dengan ruangan yang bergaya klasik, sedangkan tirai kontemporer akan cocok dengan ruangan modern.

      Next, pertimbangkan fungsi tirai.

      Kalau Anda membutuhkan privasi dengan ruangan bayi, pilih tirai yang terbuat dari kain tebal.

      Anda bisa menambahkan elemen dekoratif dengan pilihan pola atau warna yang menarik. 

      Nah, soal anggaran, anggaran tirai itu sebenarnya beragam sesuai dengan kebutuhan.

      Contohnya, untuk jenis tirai vertikal berkisar antara Rp100.000 hingga Rp700.000 per meter, tergantung pada bahan slat, lebar slat, dan merek.

      Cara Memasang Tirai untuk Memisahkan Ruangan

      Sebenarnya, memasang tirai itu relatif mudah.

      Bahkan, Anda bisa memasang tirai sendiri dengan beberapa alat dasar.

      Berikut langkah-langkahnya:

      • Ukur area yang ingin Anda pisahkan
      • Tentukan batang gorden atau rel tirai yang sesuai dengan ukuran area
      • Pasang batang gorden atau rel tirai ke dinding atau langit-langit
      • Pilih tirai yang sesuai dengan ukuran batang gorden atau rel tirai
      • Gantung tirai pada batang gorden atau rel tirai

      3. Gunakan Karpet untuk Membagi Antara Kasur Bayi dan Orang Tua

      Penggunaan karpet untuk membagi kasur antara kasur bayi dan orang tua

      Yaps! Karpet kayak gambar di atas bisa digunakan buat membagi space dengan kasur bayi Anda.

      Penggunaan karpet ini bisa memberikan kesan fungsional, estetik, sekaligus nyaman.

      So, Ini Hal-hal yang Perlu Anda Pertimbangkan Kalau Kepikiran Buat Pakai Karpet Buat Membagi Space dengan Bayi

      Pertama, pertimbangkan ukuran dan bentuk. 

      Pada hal yang pertama ini, Anda perlu memilih karpet yang ukurannya cukup besar agar bisa menutupi area yang ingin Anda pisahkan.

      Karena karpet yang terlalu kecil akan terkesan tidak proporsional dan tidak akan efektif dalam membagi ruangan.

      Selain itu, Anda juga perlu mempertimbangkan bentuk ruangan waktu memilih karpet.

      Karpet persegi panjang lebih cocok untuk ruangan yang memanjang, sementara karpet bulat atau oval cocok untuk ruangan yang berbentuk persegi. 

      Kedua, pertimbangkan bahan.

      Soal hal ini, Anda perlu memilih bahan karpet yang tahan lama dan mudah dibersihkan.

      Misalnya, karpet polypropylene atau nylon, karpet ini tahan terhadap noda atau tumpahan.

      Plus, Anda juga perlu mempertimbangkan ada tidaknya alergi saat memilih bahan karpet. 

      Contohnya, kalau Anda atau bayi Anda punya alergi terhadap debu, coba pilih karpet yang terbuat dari bahan hypoallergenic, seperti wol atau bambu.

      Ketiga, pertimbangkan warna dan pola.

      Nah, kalau tentang warna dan pola, Anda perlu memilih karpet dengan warna yang netral atau pastel.

      Karena bisa memberikan kesan tenang sekaligus damai di kamar bayi.

      Anda juga bisa loh menambahkan pola pada karpet untuk menambah dekorasi ruangan.

      Pilih pola yang sesuai dengan gaya keseluruhan ruangan, ya. 

      Keempat, pertimbangkan lokasinya. 

      Buat lokasinya ini, Anda perlu menempatkan karpet di antara kasur bayi dan kasur Anda agar menciptakan space yang terpisah.

      Nggak cuma itu, Anda juga bisa menempatkan karpet di area bermain bayi biar tercipta ruang yang nyaman dan aman untuk bermain. 

      Bonus Tips:

      • Pakai karpet antiselip, biar Anda dan bayi jauh dari risiko tergelincir
      • Letakkan alas karpet di bawah karpet biar bisa melindungi lantai dari kotoran maupun noda
      • Jaga kebersihan karpet¬†

      Ide Karpet Buat Kamar Bayi dan Orang Tua

      • Karpet shaggy: jenis karpet ini punya tekstur yang lembut dan nyaman. Anda bisa menyesuaikan warna dan polanya sesuai kebutuhan
      • Karpet motif geometris: jenis karpet dengan motif geometris ini bisa menambahkan sentuhan modern pada ruangan
      • Karpet patchwork: karpet jenis ini terbuat dari potongan kain yang berbeda dan bisa menambah sentuhan unik pada ruangan

      Siap Membangun Interior Impian Anda & Keluarga?

      Nah, jadi itulah ide desain kamar bayi dan orang tua yang indah dan hemat tempat.

      Memilih desainer interior tentu penting agar Anda dan bayi tampak estetik, nyaman, dan tidak terasa sempit.

      Kontraktor interior yang Anda pekerjakan harus memiliki pengalaman yang banyak dalam membangun kamar yang cocok buat Anda dan bayi.

      Nggak cuma itu, kontraktor interior juga harus familiar dengan tantangan dan requirement yang dibutuhkan untuk membuat desain kamar bayi dan orang tua yang disatukan.

      Serahkan urusan desain kamar bayi dan orang tua pada Kontraktor Hijau!

      Kontraktor Hijau merupakan kontraktor interior yang sudah banyak berpengalaman dalam membuat desain kamar bayi dan orang tua yang indah dan hemat tempat.

      Tidak hanya itu, kami juga bisa memahami ukuran ruang yang ingin dimanfaatkan untuk membuat dua ruangan terpisah ini menjadi tampak rapi dan luas.

      Jadi, jangan khawatir karena desain kamar bayi dan orang tua yang kami desain akan tepat dan tidak berbelit-belit dalam memenuhi keinginan Anda.

      Hubungi kami melalui WhatsApp dengan menekan tombol di bawah ini.

      Kami siap mewujudkan mimpi Anda!

      Penulis

      • Ega Krisnawati

        Bisa dipanggil Ega, perempuan yang sudah bergelut di bidang kepenulisan selama tiga tahun ini suka tantangan baru agar bisa mengembangkan dirinya dan berdampak untuk sesama. Nantikan terus artikel terbaru dari kami, ya! Mari Wujudkan Mimpi Membangun Rumah Impian Tanpa Repot!

        Lihat semua pos